SAKSI
.co
christian
online
Saksi

Kesaksian dari Sang Utusan Injil

Dari Saksi

Langsung ke: navigasi, cari

Sebagai utusan injil Kristus, pastilah banyak hal yang dialami bersama Tuhan, dan kesaksian ini dapat Anda simak. Selamat menikmati.

  • Dalam Sepatu Penginjilan
    Jika saya harus mengatakan sesuatu tentang perjalanan penginjilan kami ke Kenya, saya akan mengatakan bahwa perjalanan tersebut terlalu singkat.
  • Kesaksian dari Luar Tembok Penjara
    Dr. Rebekka Zakaria, Eti Pangesti, dan Ratna Bangun akhirnya dibebaskan dari penjara Indramayu, Jawa Barat, pada tanggal 8 Juni 2007 pukul enam pagi, tiga jam lebih cepat dari jadwal awal untuk menghindari demonstrasi dari kelompok-kelompok radikal.
  • Rahasia Memberi dengan sukacita
    Hubungan apa pun yang kita pilih untuk diperbaiki dan langkah apa pun yang kita ambil untuk memperbaikinya, kita harus menunggu sampai kita puas bahwa apa yang kita lakukan sudah seperti yang dimaksudkan Tuhan.
  • Pelayanan di Desa Z
    Saya ingin memberikan satu kesaksian saat melakukan pelayanan di desa Z, di lereng kaki gunung X. Letak desa Z boleh dibilang cukup terpencil. Jalan menuju desa tsb hanya satu, yaitu menyusuri lereng gunung, dimana sisi kanan adalah tebing yang curam, sementara sisi kiri adalah jurang yang dalam. Kendaraan yang digunakan adalah sebuah Jeep Badak, itu pun kalau musim hujan (saat kami berangkat ke sana) rodanya harus dililit dengan rantai supaya tidak selip.
  • Harapan Seorang Pemabuk
    Ladang misiku adalah suatu wilayah di Naral, yang ada di bagian timur Afrika Selatan. Saat ini, aku bekerja di dua tempat yaitu di suatu daerah perkotaan bernama Kwamashu dan daerah pertanian bernama Ruganda.
  • Si Petani Sederhana
    Lo adalah seorang petani yang sederhana dan setengah buta huruf. Dia mungkin dilihat sedikit aneh oleh tetangga-tetangganya -- berdiri diatas sebuah bendungan air, tanpa alas kaki, mengenakan baju dancelana panjang kotor yang digulung sampai setinggi lutut. Tetangga-tetangganya mengira dia sedang melakukan sejenis latihan tenagadalam sampai sekelompok anak kecil merangkak mendekatinya dan mereka ternyata mendengar dia berdoa. Dia berdoa untuk setiap hal yang dilihat melalui jari-jari tangannya yang terbuka.
  • Ruang Bawah Tanah
    (Pada Masa Kerajaan Roma) Pada tahun 162 Masehi, Marcus Aurelius Antonius, penguasa Kerajaan Roma saat itu, menganiaya orang-orang Kristen begitu hebatnya. Akibatnya, mereka terpaksa membangun gereja di bawah tanah sehingga terciptalah katakombe atau ruang-ruang di bawah tanah kota Roma (bahasa Italia: "Catacombe di Roma"). Keberadaan ruang-ruang itu benar-benar dijaga kerahasiaannya selama berabad-abad.
  • Madagaskar: Ranavalona
    Tahun 1828, Ranavalona I, Ratu Madagaskar, membenci orang-orang Kristen di dalam kerajaannya. Ia menyerang gereja seperti yang dilakukan Kaisar Nero. Ratu mengajukan tuntutan kepada orang-orang Kristen karena meremehkan penyembahan berhala, mereka selalu berdoa, tidak bersedia bersumpah, dan menganggap hari Sabat kudus. Dia mengirim pengawalnya untuk mengumpulkan orang-orang yang dicurigai Kristen untuk diadili.
  • Semangat yang Luar Biasa
    Pada suatu ketika, hari Jumat tanggal 2 Mei pukul tiga pagi, Elina terbangun dan pergi ke toilet umum yang letaknya beberapa langkah dari rumah mereka. Di luar rumah, ia mencoba mengatur langkahnya dalam kegelapan, tapi tidak menyadari apa yang sedang bergegas menuju kepadanya.
  • Mauritania: Timotius
    "Tolong beritahu dia, Timotius!" teriak Maura, memohon kepada suaminya. "Beritahukan kepada gubernur di mana Alkitab itu disembunyikan dan engkau akan bebas! Aku tidak tahan menyaksikannya lagi." Timotius dan Maura, warga Mauritania provinsi Romawi, baru saja menikah beberapa minggu saat mereka ditahan.