SAKSI
.co
christian
online
Saksi

Kesaksian dari Irak

Dari Saksi

Langsung ke: navigasi, cari

Secara historis Irak dikenal sebagai Mesopotamia, yang secara harafiah berarti "di antara sungai-sungai" dalam bahasa Yunani. Tanah ini menjadi tempat kelahiran peradaban pertama dunia yang dikenal, budaya Sumeria, diikuti dengan budaya Akkadia, Babilonia dan Asyur yang pengaruhnya meluas ke daerah-daerah tetangganya sejak sekitar 5000 SM. Pada halaman ini kita akan membaca kesaksian-kesaksian yang berasal dari orang-orang di negara Irak.

  • Irak: Seorang Anak Irak Membayangkan Yesus Seperti Sebuah Jubah Spesial
    Aku selalu berkhayal memiliki sebuah jubah spesial, seperti yang dimiliki oleh Superman, dan kupakai sambil berlari keluar masuk kamar adikku. Jubah itu berwarna emas dengan paduan warna merah, persis seperti gorden di ruang makan kami. Aku berimajinasi seolah-olah aku adalah pelindung kerajaan, dan adikku sebagai putri yang harus dilindungi -- ya, saat dia sedang tidak membuatku kesal.
  • Irak: Memikul Salib yang Lebih Besar
    Mudah dimengerti mengapa H tidak pernah mau lagi pulang ke tempat kelahirannya. Mosul, kota kelahirannya di Irak, telah menjadi suatu tempat yang berbahaya bagi orang-orang Kristen. Pemerintah memperkirakan sekitar 10.000 orang Kristen telah meninggalkan kota terbesar kedua di Irak tersebut setelah militan "agama lain" mulai membunuh pemimpin gereja dan meneror orang-orang Kristen pada bulan Oktober 2008. Tindakan ekstremis "agama lain" meneror orang-orang Kristen bukanlah hal yang baru di Timur Tengah. Tetapi Irak memunyai arti alkitabiah yang spesial.
  • Penglihatan Malam di Irak
    "Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu." (Yohanes 14:2) -- MH seorang penginjil Irak, yakin upahnya di kekekalan nanti salah satunya adalah rumah di Surga. Apa yang dia tidak harapkan adalah Allah mempersiapkan dia terlebih dahulu di sebuah tempat -- di salah satu penjara terkeji milik Saddam Hussein.
  • Irak: "Ayah, Tolong Doakan Aku"
    Asya Maria M. adalah seorang gadis asal Irak yang bekerja di toko ayahnya dekat Dohuk, Irak. Hari itu, 9 Juli, ia sedang berada di toko saat pamannya yang beragama lain datang bersama sepupunya. Pamannya, Sayeed mengatakan ia akan memberi pelajaran pada Maria karena mempermalukan keluarga dengan bekerja di tempat umum. Tapi yang sebenarnya adalah ia sangat marah atas keputusan Maria dan keluarganya menjadi pengikut Kristus.