SAKSI
.co
christian
online
Saksi

Kesaksian Tentang Panggilan Pelayanan

Dari Saksi

Langsung ke: navigasi, cari

Di dalam Matius, Yesus berkata bahwa "sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani...". Pelayanan adalah salah satu wujud kasih yang telah Dia tunjukkan kepada kita. Baiklah kita mengikuti teladan-Nya untuk melayani sesama kita. Mari kita simak kesaksian dari orang-orang yang telah dipanggil untuk melayani Dia lebih sungguh lagi.

  • Keluarga Rubiya Dipanggil Melayani Suku Fula di Afrika
    Saya bernama Bambang, lahir di Klaten, pada tanggal 23 Januari 1978, dan berasal dari keluarga non-Kristen. Di lingkungan tempat tinggal kami, ada gereja dan banyak orang Kristen sehingga dari kecil, saya senang orang tua tidak melarang saya pergi ke gereja.
  • Orang Percaya dalam Bara Api
    Sebelum ibu mereka dipenjarakan atas tuduhan penghujatan, Isha dan Isham sangat dekat dengan ibunya. Akan tetapi, sejak penahanan ibu mereka pada bulan Juni 2009, mereka hanya bertemu beberapa kali saja.
  • Toyohiko Kagawa "Jadikan Aku seperti Kristus"
    Toyohiko Kagawa lahir di Kobe, 10 Juli 1888. Bapaknya adalah seorang politikus dan pembesar di Jepang. Namun, ibunya adalah seorang geisha. Kagawa lahir dari hubungan terlarang kedua orang tuanya pada waktu itu. Ibunya meninggal sewaktu Kagawa masih kecil, yaitu ketika ia berusia empat tahun. Semenjak kematian ibunya, Kagawa diasuh oleh kakek dan nenek tirinya di desa Awa. Nenek tirinya adalah seorang yang kejam sehingga Kagawa mendapat perlakuan yang buruk. Kagawa menjalani masa kecilnya dengan keadaan dan tekanan yang sangat berat.
  • Perjalanan dalam Kasih Karunia Allah
    Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus yang telah mengampuni dan menyelamatkan saya. Juru selamat yang memanggil saya menjadi hamba-Nya dan memberikan visi hidup: "Menjadi alat di tangan Tuhan untuk mempersiapkan anak dan generasi muda menjadi hamba Tuhan serta pemimpin Kristen yang akan melayani generasi di zamannya sesuai panggilan hidupnya." Dalam pimpinan-Nya, tahun 1996, saya memulai pelayanan Seminari Anak Pelangi Kristus dengan visi mendedikasikan generasi muda yang berhikmat, memiliki karakter Kristus, dan siap menjadi pelayan Tuhan seumur hidupnya melalui profesi sesuai panggilan Tuhan.
  • Kisah dari Papua
    "Good morning, Miss," begitulah kalimat yang biasa di katakan anak-anak TK A bila bertemu dengan gurunya, baik di jalan, di gereja, maupun di pasar. Bahkan, kalimat itu sudah menjadi kalimat baku setiap kali masuk kelas. Uniknya, salam "good morning" diucapkan bukan saja saat pagi dan siang, tetapi juga sore dan malam hari.
  • Melayani yang Belum Terlayani
    Sebelum memberikan kesaksian, perkenalkan nama saya Y, lahir di salah satu kota di Jawa Timur pada 6 April 1982, anak keempat dari enam bersaudara. Bapak saya memunyai tiga istri dan saya adalah anak dari istri keduanya. Sejak kecil, saya dibina dalam kerohanian agama lain, seperti masuk di salah satu sekolah keagamaan, bahkan sampai kuliah pun di yayasan agama tersebut. Pada umur 16 tahun, saya sudah lulus dari sekolah itu dan menjadi seorang pemimpin agama. Sejak saat itu, saya mengajar di beberapa sekolah keagamaan sambil meneruskan sekolah di SMU sampai lulus kuliah keperawatan di salah satu yayasan di kota S.
  • Kehendak Tuhan Atau Ujian
    "Yesus tahu apa yang ada di dalam hati manusia. Ia mengetahui dengan tepat bagaimana sifat manusia dan apa yang mereka perlukan; Ia melihat dalam diri mereka, hal yang tidak pernah dilihat orang lain -- pengharapan bagi orang yang paling hina dan bejat sekalipun. Ia menuntun langkah kami."
  • Menemukan 100 Dollar
    "Tidak menjadi soal betapa buruk dan sukarnya jalan yang terbentang di hadapan saya, asalkan Ia selalu menyertai saya."
  • Self-Man Businessman
    Apakah yang sedang saya lakukan di sini? Apakah ini? Saya suka dengan apa yang saya lihat, tetapi saya tidak tahu apakah itu. Saya heran mengenai apa yang sedang saya lakukan di Anaheim Convention Center pada World Convention ke-25 dari Full Gospel Businessmen.
  • Selamat Tinggal Kenyamanan!
    "Mana lebih penting: hidup nyaman dan bahagia atau pergi mencari jiwa yang harus percaya kepada Kristus. Kami tidak mampu menjawab. Tuhanlah yang menjawab bagi kami!"
  • Allah yang Memanggil, Allah yang Mencukupkan
    Yohanes, seorang putra petani miskin berhasil meraih peringkat kedua siswa terbaik sekabupaten dan berhak mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah kabupaten untuk melanjutkan kuliahnya di pulau Jawa. Sebuah kesempatan emas yang selalu dinanti-nantikan oleh siswa yang lain.
  • Dua Belas Murid Yesus
    Perjanjian Baru hanya menceritakan akhir hidup dua orang murid Yesus, yaitu Yudas, yang mengkhianati Yesus kemudian bunuh diri, dan Yakobus anak Zebedeus, yang dieksekusi oleh Herodes. Walaupun demikian, ada begitu banyak laporan tentang cara mereka mati. Mereka mengalami penderitaan yang luar biasa.
  • Pamanku Akhirnya Menang
    Sejak Saya Mengikuti Ceramah-Ceramah "Inilah Hidup" yang mengajarkan cara-cara memenangkan jiwa bagi Kristus, bayangan seorang paman saya selalu saja melintas dalam benak. Paman saya sudah berumur 64 tahun. Istrinya sudah lama meninggal dunia dan mereka tidak berketurunan. Sekarang ia tinggal bersama kakak saya yang kaya raya.
  • Dua Gadis Umur Sebelas Tahun
    Sewaktu remaja, saya senang mendengar lagu yang isinya kira-kira demikian: "Ada dua gadis yang menarik hati. Cantiknya, cantik kamu. Baiknya, baik dia." Lagu tersebut mengungkapkan bahwa suatu saat, seorang pria bingung menentukan satu dari dua gadis yang akan menjadi pacarnya.
  • Kasih Menyegarkan Jiwaku
    Aku dilahirkan di tengah-tengah keluarga yang tidak bahagia. Ayahku seorang pelaut dan jarang berada di rumah. Ada kalanya berbulan-bulan, ada kalanya setahun, baru kembali ke rumah. Aku dan adik ditinggal bersama dengan ibu yang buta huruf. Sewaktu aku berusia lima tahun, ayah meninggal dunia karena menderita sakit lever. Ibu, dengan membawa anak, menikah lagi. Ayah tiriku seorang duda yang memunyai seorang anak. Dengan demikian, dua keluarga menjadi satu.
  • Aku Menemukan-Nya
    Waktu itu saya selesai kuliah dan sedang menjalankan wajib militer saya. Pada waktu kuliah saya bertemu dengan Saudara Soung Tran, yang kemudian menjadi teman terdekat saya. Di tahun terakhir masa kuliah di Perancis selatan, kami tidak pernah membicarakan agama secara serius
  • Profesor yang Bergairah
    "Ssst, jangan ribut, nanti ibumu bangun. Aku tidak ingin mendengar khotbahnya." Ayah dan anak berjingkat-jingkat masuk ke dalam rumah romawi mereka. Meskipun berusaha supaya tidak terdengar, si ibu mendengar mereka. Sebelumnya, Monika berkali-kali merasa sakit hati karena tiap malam suaminya menghabiskan waktu untuk pesta. Sekarang, ia merasa lebih sakit hati karena putranya, Aurelius, yang baru saja berumur tujuh belas tahun, telah menemani ayahnya dalam pesta-pestanya itu.
  • Kubiarkan Impianku Sirna
    Pagi-pagi sekali sebelum orang lain bangun, biasanya aku memanggil anjing kami, Laddie, untuk berjalan-jalan melalui lembah dan bukit melewati tanah kami yang luasnya empat ratus hektar untuk menyaksikan matahari terbit. Pakis Spanyol yang berenda-renda lembut terjurai dari pohon-pohon Oak, kelihatan seperti berasal dari dunia lain dalam cahaya pagi yang remang-remang itu; begitu juga warna kuning dari bunga semak-semak, tampak bertambah indah.
  • Dipinang Gereja: Kehendak Tuhan Atau Ujian
    "Yesus tahu apa yang ada di dalam hati manusia. Ia mengetahui dengan tepat bagaimana sifat manusia dan apa yang mereka perlukan; Ia melihat dalam diri mereka, hal yang tidak pernah dilihat orang lain -- pengharapan bagi orang yang paling hina dan bejat sekalipun. Ia menuntun langkah kami."